Purnama di Bukit Langit

Bunga rampai Purnama di Bukit Langit Zhou Fuyuan ini bukan bunga rampai puisi Tiongkok klasik yang pertama di Indonesia. Tahun 1949, Balai Pustaka pernah menerbitkan Himpunan Sajak Tionghoa susunan Mundingsari (harga f 1,60) yang berisi 39 sajak. Tahun 1962 (atau 1963?) sebuah badan bernama Komite Perdamaian Indonesia telah pula menerbitkan buku kecil berjudul Tu FuContinue reading “Purnama di Bukit Langit”

Keyakinan Tidak Perlu Bukti

“Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” (Yohanes 20: 29.) Larutan Senja Ratih Kumala Gramedia Pustaka Utama 2006 Rp 30.000 Ada kecenderungan nihilistis dalam tulisan-tulisan Ratih Kumala. Tabula Rasanya diisi penuh karakter-karakter yang gagal hidupnya: drug addicts, dosen yang satu cintanya mati satunya lagi tak berbalas, lesbian yang wanita pujaannya (salah satu drug addicts tadi)Continue reading “Keyakinan Tidak Perlu Bukti”

THE ART OF FICTION NO. 69 LO!

The Paris Review man came carrying an Olympus Digital Voice Recorder, the WS-320M. That’s the one that’s also a USB dongle, you press the Release button on its back and the battery will detach like a used launch rocket from a spaceship and reveal the rectangular USB plug with the two square holes on itContinue reading “THE ART OF FICTION NO. 69 LO!”