i haven’t updated thetruthaboutjakarta for many reasons. most of them i don’t want to discuss with you. safe to say i’ve been away from life as i know it. i’m on an overgrown path edged with brambles, going nowhere. i don’t mind. i’ve been taking siestas in empty pasanggrahans, unkempt, deserted by travelers even. noContinue reading “Truth claim”
Author Archives: mikaeljohani
Puisi terpanjang dalam sejarah peradaban Hindu-Buddha bangsa ini
Seperti pernah saya janjikan waktu acara Bengkel Kata ‘Tuhkan Ada Hal-hal Yang Belum Selesai!’ BungaMatahari kemarin, yang live-blogging-nya (thanks to Yoshi‘s industrious insanity) bisa dinikmati di sini, inilah saatnya mencontek ide Benrik (sebenarnya saatnya seharusnya sudah beberapa saat yang lalu tapi saya memang suka melupakan saat-saat yang seharusnya penting dalam hidup saya) untuk memulai proyekContinue reading “Puisi terpanjang dalam sejarah peradaban Hindu-Buddha bangsa ini”
Their City Jakarta*
*aeons ago i joined the Asia Blogging Network when they promised me free space on their ‘My City Blogging Channel’ to write whatever i wanted about jakarta. whatever ! my city ! ha ! the followings are writings i did for them that they subsequently unilaterally without any prior or after the fact notification tookContinue reading “Their City Jakarta*”
thick as a prick
if i knew anything about myself its that im resilient which probably means that im about as thick as a brick.
ripped jeans and flannelled fools
Sunday cricket has never been as good as the Sunday you came back from London. we sat on cool grass in the shade you said : like the Spartans at the Hot Gates. i said : youd be the hottest chick at Thermopylae ! sunday brunch : bacon & egg roll from a gourmet JewishContinue reading “ripped jeans and flannelled fools”
marionetti anak manis tanpa hati
i wanna paint marionette lines all over my face stick both yr hands up my arse ill say as you say ill do as you say ill say as you do ill do as you do and ill have you inside me forever
Pembacaan terlalu dekat
PERENANG BUTAoleh Nirwan Dewanto (ie, God #2) Sepuluh atau seribu depake depan sana, terang semata.Dan arus yang membimbingnyaseperti sobekan pada jubah tanjung yang dicurinya.Tak beda ubur-ubur atau daramendekat ke punggungnyayang tumbuh sekaligus memaroleh kuas gerimis akhir Mei.Ia seperti hendak kembalike arah teluk, di mana putih layarpastilah iri pada bola matanya.Tapi ia hanya berhenti, berhentidi tengah,Continue reading “Pembacaan terlalu dekat”
kau dan aku selalu / baks duls selamanya*
dulu semua tergantung pada jari-jari yang tenang melin- ting papier yang katamu lucu seperti kulit kentang dan angin yang bersahabat pada tembakau yang ruwet seperti pubic hair pacarmu yang bulan depan datang dari brighton, kota pelesiran, 3 hours on the tube. itu kalau ingatanku tak salah, katamu sambil mengecap bibir yang tak sabar. tentang brighton, jauhnya dari london, atau jadwal kedatangannya? tan- ya udara di puncakContinue reading “kau dan aku selalu / baks duls selamanya*”
Ithaka di Kepalanya
jadi mungkin odysseus akan lebih menikmati perjalanannya kalau dia tidak terlalu terburu-buru harus segera sampai ithaka, are we there yet are we there yet are we there yet! no, polutlas odysseus, nikmati saja pemandangannya, nak. tuh, globe trekker masih memerlukan satu host lagi, banyak penonton ingin tahu di mana membeli kacamata hitam polyphemos yang berlensa satu.Continue reading “Ithaka di Kepalanya”
EXIT NEMO
ajalkah itu kusapa di figurentheater ? ophelia bergaun kafangertrude sembabdan h. menusuk pisau lipat ke perut malam HIDUPLAH ! sepotong tulang keringtiga tengkorakdan otot berupa tambang jatuh dari panggung hitam melayang di Yamunadi samping keledai Tom Waitsdan sepotong plang : FIRE EXITKeep Clear cahaya terang-benderangdi antara tangan penonton bertepuk kencang.