Pembacaan terlalu dekat

PERENANG BUTAoleh Nirwan Dewanto (ie, God #2) Sepuluh atau seribu depake depan sana, terang semata.Dan arus yang membimbingnyaseperti sobekan pada jubah tanjung yang dicurinya.Tak beda ubur-ubur atau daramendekat ke punggungnyayang tumbuh sekaligus memaroleh kuas gerimis akhir Mei.Ia seperti hendak kembalike arah teluk, di mana putih layarpastilah iri pada bola matanya.Tapi ia hanya berhenti, berhentidi tengah,Continue reading “Pembacaan terlalu dekat”

sing, memory

tiga baris lirik yg akan saya tulis sebentar lagi di kepala saya selalu saya anggap sebagai baris2 yg ditulis oleh obbie messakh. karena itu saya sering menganggapnya dan sering bilang sama orang lain bahwa saya menganggapnya lirikus terbaik indonesia masa 80-an. dia, bukan ebiet g. ade. (dont i sound old.) tapi sebenarnya saya tidak pernahContinue reading “sing, memory”

seandainya aku adalah google earth mother

aku ingin jadi    penyair wanitaaku ingin   sekedar mencampakkan mataterbang    ke    langitmelabur awan dengan cat transparandi bawah sana aku lihat   peta jakartanoktah hitam rambutmumelenggang    riang    ke sebuah kencan butadengan penyanyi kribo   idola remaja   seantero nusantarakulihat kalian   beradu sumpitdan kombinasinya membentuk salibkau    pasti tak percayadi surga   aku tak bahagiatadi malam   aku bermimpimenemukan 80 mayat   di halaman belakangdigaliContinue reading “seandainya aku adalah google earth mother”