Sebagai penulis yang sering dipertanyakan kenapa “ngehek”, “nyinyir”, “borjuis”, “keminggris”, saya berhutang banyak kepada puisi-puisi Toeti Heraty (Rest In Eternal Cocktail Party) sehingga akhirnya saya berani menjadi diri saya sendiri yang sepenuhnya—ngehek, nyinyir, borjuis, keminggris. Kalau penyair laki-laki sok kosmopolitan segenerasinya seperti Goenawan Mohamad, misalnya, membuat kota-kota di luar negeri sebagai latar belakang eksotis puisi-puisiContinue reading “Madame la directrice, I 💘 You”
Tag Archives: old money
art has always been a matter for the real few
and by that i mean the stinking rich. sekilas saja, selain blog yang bisa dibuat siapa saja yang ahli IT kantornya tidak terlalu reseh, mungkin satu-satunya hal yang mungkin baru, paling tidak jadi lebih banyak bisa dilihat di rak-rak aksara dan qb (rip), seperti pernah aku singgung di posting sebelumnya, adalah buku-buku indonesia, entah pengarangnyaContinue reading “art has always been a matter for the real few”