Jolly time

Who has eaten pop corn since 1914 Do you feel good about the impending revolution I might at Zee & Milo’s hideout Contempo Kids without a doubt I only have 3001 hidden rivets in the back of my mind gardens We’re gonna see Flo at the anti-Jardin de Luxembourg The top of the Louvre shiningContinue reading “Jolly time”

floater

i had a really great pie in toowoomba. nice line for a poem. but i don’t feel like poetry. ingin rasanya meneruskan otobiografiku, broken, part 1. tapi tidak merasa punya tenaga. pagi ini berangkat kantor pukul 6, ke tebet pukul 3, ke permata hijau pukul 4, pulang ke ciledug pukul 6. pantes banyak kata pukul,Continue reading “floater”

broken, bab 1

saya meninggalkan jakarta pada umur 16. saya ingat waktu itu sore-sore, saya hampir jatuh terpeleset lumpur merah habis hujan di depan rumah. coba saya beneran jatuh terus kepala saya bocor kena batu taman, dan saya tidak jadi pergi ke australia, mungkin saya tidak akan jadi orang seperti saya yang sekarang. saya pertama kali pindah keContinue reading “broken, bab 1”

sesuatu afrizal malna*

ledakan-ledakan kecil jadi kebakaran dalam tubuh saya. saya adalah orang yang percaya dengan referensi. abad yang berlari bukan puisi saya, itu puisi indonesia. di senen, di dunia saya, telinga bisa dijadikan kuping. hidup adalah getaran lantai bis kota. dada datang dari dunia yang tidak bernama. saya kembali ke tubuh saya. saya percaya dengan pekerjaan-pekerjaan fisik,Continue reading “sesuatu afrizal malna*”

kau dan aku, slightly mobilized

semua tergantung pada jari-jari yang tenang melinting papier yang katamu lucu, seperti kulit kentang. angin sedang bersahabat pada tembakau yang ruwet, seperti pubic hair. pacarmu bulan depan datang dari brighton, three hours on the tube. itu kalau ingatanku tak salah, katamu sambil mengecap bibir yang tak sabar. tentang brighton, jauhnya dari london, atau jadwal kedatangannya?Continue reading “kau dan aku, slightly mobilized”