broken, bab 1

saya meninggalkan jakarta pada umur 16. saya ingat waktu itu sore-sore, saya hampir jatuh terpeleset lumpur merah habis hujan di depan rumah. coba saya beneran jatuh terus kepala saya bocor kena batu taman, dan saya tidak jadi pergi ke australia, mungkin saya tidak akan jadi orang seperti saya yang sekarang. saya pertama kali pindah keContinue reading “broken, bab 1”

canberra

dickson noodle house. memesan laksa dalam kenangan. lokomotif yang diam di dalam gelas bir. kamusta. dion magabut bersama malam di rambutnya. gerimis yang menyinari lampu jalanan. paginya ke cockington green. sebuah miniatur kesedihan raksasa. tanteku berjalan pakai krek dan menyetir mobil sendiri. holden too common. woden interchange. action buses. merambati kota tanpa ironi. cooleman court.Continue reading “canberra”

Mnemosyne

i remember you the center of the universe on a square patch of grass it was early summer the grass was the colour of your hair blond, bits of dark, natural roots as if you and god decide which strands of hair and grass should go ahead and shield the rest from the sun god,Continue reading “Mnemosyne”