tidak ada poetry

sebuah lorong di bawah rel kereta api yang bukan tempat tinggalku, sampah yang menghitam dari api dan sikap acuh pejalan kaki, semprotan DDT yang sebentar aku kira asap sate, tidak ada poetry. aku berjalan tegap lurus ke depan, sol sepatuku kulit, hand-made, mengetuk aspal seperti bosan, tidak ada poetry. aku berjalan menggandeng anakku perempuan, menghindariContinue reading “tidak ada poetry”

classical rhetoric for the modern student

kelelahan cuma buat menunda waktu untuk mengakui kekalahan seperti payung dibentangkan untuk melindungi punggung yang terlanjur basah sosokmu melintasi kuburan di bawah awan yang menggerayang kesedihan père lachaise yang membusuk di petamburan tidak ada lagi jalan, hanya badan badan yang ditumpuk bagai bantal di ibukota yang enggan memberikan ruang bagi gunting rumput dan air mataContinue reading “classical rhetoric for the modern student”

maksi

jadi mau makan apa, rawon, mandala, memandangi lalu lintas saja sambil meremas bantalan kursi? rawon mandala would be great, tapi apakah dunia sudah seadvanced itu? aku sudah lama tidak memperhatikan apa-apa, begitu pula rambutmu. apakah catokan yang lagi panas-panasnya masih sering menjatuhi betismu? jadi mau makan apa, belok kanan aja. high tea tak pernah terasaContinue reading “maksi”

oasis

manusia manusia kebahagiaan macet overdependency manusia decaffeinated tumblr mini hyperreality black forest manusia macet les jahit revisi kebahagiaan decaffeinated macet hapus master vermak tumblr revisi macet kebahagiaan mesin vermak mesin pengantisipasi pikiran macet manusia vermak velbak decaffeinated manusia edit pikiran pikiran tumblr master revisi pengantisipasi overdependency black forest manusia manusia mini macet edit hyperreality les vermakContinue reading “oasis”

pergi

rené char kebun mimosa memenuhi punggung bukit di dekat desa itu. pada waktu panen, mungkin saja terjadi, di sebuah tempat tak jauh dari situ, kau menjumpai seorang gadis berbau harum, yang kedua tangannya telah sibuk seharian di antara ranting-ranting mimosa yang rapuh. seperti lampu yang meninggalkan aroma parfum, gadis itu berjalan gegas. matahari terbenam diContinue reading “pergi”

ABC of Saut Situmorang

Aneh bahwa belum pernah ada review yang benar-benar membahas tentang buku kumpulan puisi Saut Situmorang yang diterbitkan tahun 2007, “otobiografi: kumpulan puisi 1987-2007” (o-nya memang sengaja kecil), selain review almarhum Asep Sambodja yang juga pernah dibawakan dalam diskusi tentang buku ini di acara Meja Budaya asuhan Martin Aleida di PDS H.B. Jassin di TIM pada tahun 2009. Padahal biasanyaContinue reading “ABC of Saut Situmorang”

gadis yang diam diam jatuh cinta

rené char gadis itu telah mengatur meja, kemudian membayangkan dengan sempurna apa yang sebentar lagi akan dikatakan oleh lelaki yang duduk di seberangnya. lelaki itu akan memandangnya lekat, dan berbicara dengan suara begitu halus. makanan yang terhidang di antara mereka bagai mulut sebuah obo. di bawah meja, pergelangan kakinya yang telanjang membelai kehangatan lelaki itu,Continue reading “gadis yang diam diam jatuh cinta”

cinta menurut seorang penganyam keranjang

rené char aku mencintaimu. aku mencintai wajahmu, musim semi yang merahasiakan badai, lambang kekuasaanmu atas seluruh ciumku. orang lain percaya kepada imajinasi tanpa cela. buatku, aku cuma ingin selalu menuju ke arahmu. dari keputusasaan kubawa keranjang yang begitu kecil, cintaku, mereka menganyamnya dari rerumputan. *judul asli la compagne du vannier