divinyls*

Sejak kapan mulai mengoleksi plat

sejak 1992, begitu pindah ke australia untuk sekolah kelas 1 sma.

Kenapa plat

pindah dari koleksi kaset ke koleksi plat itu seperti pindah dari biasa nonton di laptop terus nonton di bioskop. good vinyl covers are just beautiful, apalagi yang double-fold, seperti pavement’s wowee zowee. atau yang ada fancy detailsnya, seperti actual zippers on the rolling stones’s sticky finger, or the sliding door cover on some girls. semua detil desain jauh lebih kelihatan, seperti tanduk-tanduk setan di sampul slayer’s reign in blood.

Jumlah

ratusan tapi ga pernah dihitung. i used to be obsessive about records, but not obsessive compulsive. koleksi yg sekarang juga sudah di-cull biar lebih gampang pindah dari australia balik ke jakarta dan juga karena dengan sengaja ingin membuang records yang tidak pernah benar2 saya dengarkan.

Koleksinya dari mana saja

berbagai macam record stores, second-hand and new, mail-order. mencuri jg pernah, single sex pistols holiday in the sun dari uni market. flea markets. jalan surabaya. mengemis punya orang tua teman. menemukan satu box penuh old black sabbath records di flat sewaan di sydney.

Belinya sekarang dimana sih?

mail order/online. kaskus. jalan surabaya yang udah overpriced dan koleksinya sdh habis diborong david tarigan dan dj2 ibukota circa 2004. ak.sa. reus. harga plat2 tety kadi, titiek sandhora, etc cuman 7rb-10rd di tahun 2000, pas 2004 apalagi setelah parc buka, ada monday mayhem, bisa jadi 100rb lebih!

Harganya berapa

macem2. dari $1 di bargain bins sampai priceless kata mastercard buat yg collectibles. personally i dont give a shit about collectibility (anymore). or limited editions, coloured vinyls, bla bla. heavy vinyls (180 gr) i like though. they seem to sound better than thin krupuk udang RCA ones. (lihat juga jawaban pertanyaan sebelumnya.)

Koleksi paling valuable, why

paling valuable yg merepresent a special time in my life, both happy and depressing. i love my morrissey’s education in reverse album bukan karena titelnya misprint dari versi australia viva hate, tp karena lirik2nya yang sentimental merepresentasikan hampir sempurna sentimentalisme (hidup) saya waktu sering mendengarkan album itu. waktu itu saya tinggal di sydney, kota yg desperate untuk dianggap multicultural tapi masih sempat ada race riot di tahun 2005. di situ sebagai orang indonesia saya merasa diterima, bisa makan ayam goreng 99 setiap hari kalau mau, tapi tetap saja hidup itu sedih dan susah. makanya lirik lagu bengali in platforms, yang membuat morrissey sempat dituduh rasis/a nazi, malah menyentuh banget buat saya. “life is hard enough when you belong here.” yeah! life is hard enough everywhere!

i also love my sandi shaw hello angel album almost for the same reason. morrissey wrote some of the songs in this album, reviving sandie shaw’s washed-up 60s starlet career. (habis itu sih tenggelam lagi wakakak.) none better than “please help the cause against loneliness”, the best song morrissey never officially released.

saya juga suka banget album the dwarves, blood guts & pussy. all the songs in this album seem to tell the story of the first year when i moved back from sydney to jakarta: back seat of my car, let’s fuck, drug store, fuck you up and get high, etc. even the album title, blood guts & pussy!

Cerita menarik selama mengoleksi (mis : rebutan dengan kolektor lain, koleksi lama ditawar orang dengan harga tinggi, belinya di luar negeri, hilang dicolong maling, dll)

kebanyakan plat saya memang belinya di luar negeri.

mencari/beli plat is never interesting, its actually always boring. browing through endless dusty stacks of the same records youve seen so many times just in the faint hope you find say, frank zappa’s weasels ripped my flesh in its original pressing. pret. id rather fuck you up and get high anytime!

Perawatan

vinyls actually really tough. you buy a cd, it gets scratched, thats it. vinyl scratches just make the vinyl crackles a bit, sometimes jumps. audiophiles call that character. ive seen a jalan surabaya vendor cleans his vinyl with rinso-ed water and a hard brush! that was when i asked if i can get a cleaner copy of nomo koeswoyo’s solo album “no koes”, album yg dia buat gara2 ngambek dikeluarin dari koes bersaudara.

Disimpan dimana

under my stereo.

Rencana ke depan, koleksi ini mau diapain

play them.

istri bagaimana, keberatan atau mendukung, why. pernah punya cerita seru dengan istri soal hobi mengoleksi ini?

unlike other people i actually marry someone i like. so no, my wife likes playing my records. she has her own favorites (currently curtis counce) and im not precious with my records so she can scratch em all she likes. even my 18-month old daughter loves listening to my records. her current fave is the b-52’s debut album, side two, especially there’s a moon in the sky (called the moon). haha, that IS a classic children’s non-sequitur!

Plat yang lagi dipengenin banget saat ini, why

the magnetic fields – 69 love songs. a box set with all the original liner notes/booklet. the original cd boxset had 3 cds with 23 songs on each cd. this is a bit lopsided, 69 songs on six 10″ vinyls. still i want it bad. i love the album, which i bought online in 2000 from cdnow. i put in a glowing review of it in a+, which i was editing at the same time, to no effect hahaha. i want it even more now since i cant afford it!

Boleh dipinjem ga?

theres a saying, people who lend books are stupid, and those who borrow then return them are stupider. same goes for vinyls. except in deeper degree of stupidity.

*ini jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan seorang wartawati femina. who turned out to be both a conceited bitch and a fucking idiot. ive retained all her original misspellings and idiocy.

turangga-rangga (v.2)

buat @pepsigolda

selesai. dalam kerumunan sale dan penggorengan keramik. mau kuukur hujanmu dalam measuring cup? mumpung masih diskon. IDR250k atau menonton janet jackson. begitu susah memesan aisle dalam penerbangan airasia. tidak perlu lagi npwp, hanya customs tax yang harus dipecahkan dalam botol anggur. selamat malam, rokokmu terbalik. kau menghisap ujungnya yang berapi dengan kegeramanmu.

jompo. wahana rumah miring menawarkan ersatz disney dan disilusi. tersesat dalam bayangan sendiri yang hara kiri di shooting gallery. fantasi dalam dunia kenyataan. aku mau menyetir mobil pulang dengan guling dan bantal. aku tidak percaya dengan the secret maupun perempuan yang juga gitu loh. pandai-pandailah menempatkan diri, jika tidak ingin terontang-anting di atas kuda porselen. aku ingin pulang jam enam pagi.

pret. handuk di kepalaku ingin membuat paris dari harrods. bedil karo mawar karo kowe, kijang hijauku.

 

project salvage

not the puddle of black water my dunlop sneakers fall into,

not the cold wet between my toes,

not the lime green tailshirt popping out of her olive green pants,

not the pink flowers of eczema on her arms,

not the milisecond wait before the sloan automatic tap washed the dirt and sin off my hands,

not the concrete blocks everywhere under my feet,

not that anyone would know what i mean,

not the caterpillar of clouds that ran along an invisible branch off the invisible trunk that propped up the moon,

not anything.

 

boneka kaca*

oleh Gratiagusti Chananya Rompas

 

boneka kacaku kemarin pecah

aku terjatuh dan

ia pun terjatuh

berkeping-keping

di atas lantai

kamar tidurku

lalu kubeli sekaleng lem buatan jepang

yang kutukar dengan begitu banyak lembar ribuan

(ah, uang jajanku habis sudah!)

di sebuah toko buku elit

tempat bule-bule kaya datang dan habiskan rupiah mereka

kupikir

lem mahal itu dapat membantu boneka kacaku yang tersayang

mendapatkan kembali ujudnya yang utuh

seperti semula

memang benar, sih,

keping-keping kacanya sudah merekat lagi

dan pecahan-pecahan tubuhnya

sudah tersambung dengan baik

tetapi,

kenapa sekarang

banyak sekali guratan tipis

di sekujur badannya, ya?

(ah, boneka kacaku,

kau takkan pernah seperti dulu lagi…)

*puisi pertama anya (@violet_eye_1979) di BuMa

Mala…*

oleh Danar Pramesti 

 

Adakah ucap tersisa?

Bisakah waktu bercerita?

Kirimlah semua yang kurasa

Lewat malam di antara rel kereta

Atau mungkinkah bajaj berkata?

Benarkah sepeda berdansa?

Sambungkanlah semua yang kurasa

Lewat telinga dalam belanga

Aspal jalanan berubah warna

hitam… kehitaman… abu-abu… lalu hilang

rata… agak rata… lubang-lubang

Sampaikanlah pada PEMDA ia butuh dana

Aku butuh cinta

celana bunga-bunga dalam sarung

aku butuh sayang

hati berbunga-bunga dalam lempung

*puisi pertama di milis BungaMatahari oleh salah satu founders-nya, dengan user ID @guedanar

RT please (sebuah refleksi tentang @kopdarbudaya 3 yang membahas hegemoni social media)

@kopdarbudaya 3 malam ini (15 april) sangat menarik, walaupun saya tidak setuju dengan banyak poin pembicaranya, @okkymadasari. tentang pembicara yang satu lagi @kramput saya tidak punya banyak komentar, karena sepertinya dia tidak ngomong apa-apa sebenarnya, walaupun nada bicaranya seperti dia sedang ngomong sesuatu yang penting.

@okkymadasari berbicara tentang hegemoni di twitterverse. siapa-siapa yang menjadi anggota hegemoni ini, the usual suspects: @gm_gm, @ulil, @assyaukanie. tapi sepertinya @okkymadasari lebih membicarakan tentang hegemoni oligopoli ini di luar twitter, di alam realpolitik di sana. ia berbicara tentang kemampuan @gm_gm mempengaruhi realpolitik itu untuk keuntungannya sendiri-sendiri dan teman-temannya.

itu pendapat saya in hindsight. pada waktu @kopdarbudaya ini terjadi saya menganggap @okkymadasari sedang berbicara tentang twitterverse itu saja, dan masalahnya di timeline saya @gm_gm bukan siapa-siapa. bahkan saya tidak follow dia sama sekali (walaupun selalu dapat saja RT-annya).

saya pikir twitterverse @okkymadasari sempit sekali, dan ia tidak mempertimbangkan bahwa ada twitterverse-twitterverse lain yang tidak terpengaruh oleh hegemoni @gm_gm & co. bahkan sama sekali tidak kenal siapa @gm_gm itu (walaupun mungkin tetap dapat RT-annya :P).

berkali-kali @okkymadasari bertanya (“rhetorical question” kata @waraney) “baca kan waktu itu @assyaukanie/@ulil/@gm_gm ngomong apa?”, dan jarang sekali yang menjawab ya. karena anak-anak yang hadir di @kopdarbudaya malam ini memang kebanyakan tidak mem-follow mereka.

pada dasarnya @okkymadasari sedang berkuliah tentang media literasi dalam ber-twitter. sebaiknya “kita” harus sadar, bahwa “mereka” mungkin sekali mengetweet untuk mewakili berbagai macam kepentingan dengan tujuan untuk mengeksploitasi “kita” (dualisme “kita”/“mereka” ini berkali-kali dipakai @okkymadasari. walaupun sepertinya “kita” yang ia maksud tidak sama dengan “kita” dalam pengertian anak-anak @kopdarbudaya malam ini).

ini maksudnya baik, tidak bisa dipungkiri bahwa orang macam @gm_gm adalah seorang opinion leader yang hegemoni pendapatnya punya banyak kuasa dalam realpolitik indonesia. kadang-kadang, dalam kehidupan masyarakat kelas menengah jakarta, saya pikir @gm_gm-lah presiden republik indonesia yang sebenarnya. seperti kata @mumualoha, pentolan @kopdarbudaya, kalau sebuah tweet sudah di-retweet @gm-gm, selesai sudah semua urusan.

sayangnya, @okkymadasari tidak membedakan antara realpolitik-verse dan twitterverse. ia tidak menggunakan kasus twitterverse di mana @gm_gm (salah satunya) menjadi pemimpin sebuah hegemoni menjadi sekedar satu contoh kasus tentang kemungkinan pembentukan sebuah hegemoni di twitter. baginya, twitterverse siapapun di indonesia sudah pasti mengandung @gm_gm.

in hindsight (lagi), mungkin maksud @okkymadasari adalah setidak peduli pun twitterverse-twitterverse lain di indonesia akan kuasa hegemoni orang-orang yang ber-realpolitik macam @gm_gm, kehidupan mereka (uni-verse mungkin, bukan twitterverse) akan tetap dipengaruhi oleh kuasa itu, karena kehidupan sehari-hari kita (uni-verse) adalah sebuah kenyataan realpolitik. bukan cuma kenyataan timeline.

saya sebenarnya setuju dengan ini. namun saya kira perlu juga mempertimbangkan, dalam sebuah masyarakat poskolonial seperti indonesia, hibriditas universe dan twitterverse tadi. di timeline saya, misalnya, yang tidak mem-follow @gm_gm dengan sadar, karena saya tidak setuju dengan banyak pendapatnya, @gm_gm & co. bukanlah opinion leaders seperti yang digambarkan @okkymadasari. ia hanya noise saja, yang muncul sekali-sekali gara-gara RT-an orang dan sangat mengganggu.

itu baru soal hibriditas twitterverse. dari mengamati trending topics saja, bisa dilihat bahwa banyak juga twitterverse-twitterverse lain yang juga tidak mengenal hegemoni tweeps yang disebutkan @okkymadasari. briptu norman, ulat bulu, Hate Malaysia, Wasit Goblog, Peterporn—apakah ini trending topics godogan opinion-leading hegemoni @gm_gm & co.? (this is a rhetorical question :P) pernahkah #kultwit @gm_gm menjadi trending topic? (this is also a rhetorical question :P)

belum lagi soal hibriditas universe masyarakat Indonesia sendiri. saya masih mendapatkan kesan bahwa dalam universe @okkymadasari, hegemoni yang penting dan patut diwaspadai masihlah hegemoni yang bisa dibawa ke luar twitter, menjadi hegemoni opini di media mainstream, kemudian, jika bisa, menjadi hegemoni politik dalam pemerintahan negara ini. twitterverse tidak dianggap sebagai sebuah universe sendiri, tapi hanya sebuah bagian dari universe yang lebih besar.

try telling that to @PakBondan’s followers :P.

masalahnya, ketidaksadaran akan kemungkinan twitterverse/universe lain ini bagi saya, dalam konteks sebuah advokasi media literasi, jadi terasa lebih berbahaya daripada hegemoni macam apapun juga. interpretasi-interpretasi @okkymadasari akan insiden-insiden di twitter seperti PR campaign alanda kariza, jadi terasa sempit, karena selalu hanya dihubungkan dengan bisa-tidaknya tweet-tweet tentang peristiwa-peristiwa itu di-retweet oleh kuasa hegemoni yang ia sebutkan tadi. seakan-akan penting-tidaknya sebuah tweet hanya tergantung kepada bisa-tidaknya tweet itu menjadi sebuah leading opinion.

dalam soal PR campaign alanda kariza, misalnya. tanpa harus menunggu blog post alanda di-retweet @GunturRomli, seharusnya kita sudah bisa menyadari—dari waktu post itu di-publish (prime time 2.0 kata @waraney), dari argumentum ad-misericordiam-nya, dari siapa alanda kariza itu (just to name a few)bahwa hal ini bisa jadi sebuah hoax yang didesain untuk sebuah PR campaign untuk mempengaruhi opini publik (hakim?) agar bersimpati kepada ibu alanda yang sedang diadili dalam kasus korupsi bank century. dan bahwa tentu saja PR campaign ini akan ditunggangi oleh hegemoni-hegemoni realpolitik (yang pro dengan conspiracy theories bahwa kasus bank century hanyalah sebuah hoax tersendiri untuk menyingkirkan Sri Mulyani, misalnya, sehingga ibu alanda=korban=SMI) untuk kepentingan-kepentingan mereka sendiri.

tapi saya pada akhirnya cukup respek dengan @okkymadasari, karena di satu sisi ia stuck to her guns, baginya hegemoni yang penting ya memang hegemoni realpolitik, sementara di sisi lain ia juga tidak malu-malu mengakui bahwa dia “amazed” melihat bahwa banyak anak-anak @kopdarbudaya yang ternyata sudah media-literate.

sementara @kramput, i can’t even remember anything he said. 

force quit

“my friend is moving into this place”

“i like this place!” (steering car)

“i don’t”

“it’s just so grey.

“don’t you like the baseball diamond?”

“the corners are missing. wabi-sabi.” (stopping car)

“i like it i guess.”

“you…”

(kissing passionately for two minutes. your lips felt hot. our teeth reconnoitred.)

“why didn’t you tell me?”

“i don’t know.”

“since when?”

“since you said you liked my tweets.”

(later i found you have swapped the straps on our havaianas. they were sticking into

the black sand in front of the gate of my gothic-ish castle. i’m pretty much in love with

you.)

disappointment du monde

i forgot i told you that my dad died

how he died

little insignificant details only you knew about

since i told only you

disappointment filled the early night air

but i don’t like your boyfriend from jember

he kept telling me i would love jember

what do i care jember what the fuck

i’m still disappointed now that i disappointed you

you sashayed into the pub

you practically bounced in

and you met me

absent-minded

cold as stoned

kroncong morits

in nomine patris et filii et your name here

what motives and repercussions destroy the world

what world

people asked me how you were

i said the miyagi prefecture is holding up fine

decorative clouds between reality and imagination

what should i think about you your husband and the azure of your sky

it was stinking hot that day

the dogs were losing their hair

what motives and repercussions destroyed your world

you rigid as a surfboard on top

you ceasing to care what getting your fill looks like to other people

you as me

what motives and repercussions destroy the world

and remake it again

torrents*

7 up series – bbc doco visiting a bunch of people from different background/class every seven years since they were seven. udah sampai 49 up.

400 blows – if you copy balzac, do you copy balzac?

a clockwork orange – the milk bar is the model (dicontek kaleee) for blur’s the universal video.

an american in paris – 1951 musical.

antichrist – lars von trier fucking up charlotte gainsbourg’s acting resolve.

bande a part – godard.

breaker morant – ye olde australia

brain candy – setengki to make you happy. from canadian kids in the hall comedy troupe.

braindead – peter jackson before he was PETER JACKSON.

bram stoker’s dracula – the original.

brief encounter – noel coward. the story is sort of the model for wong kar wai’s in the mood for love.

bringing up baby – classic screwball comedy. katharine hepburn et cary grant.

buffalo 66 – you are not hipster enough to watch this movie.

cannibal! the musical – wahahahahahaha!

casque d’or – old french movie about les apaches, basically preman blok m-nya paris.

celebrity – woody allen mocking celebrities. great leo dicaprio cameo (as himself?)

chapter – why did he kill john lennon?

charlie chan in paris – hollywood classic. hayaaa. charlie chan. in paris.

chopper – eric bana’s breakthru, this is what got him to hollywood

coco chanel & igor stravinsky – biopic (d’oh). en français.

the company of wolves – angela carter’s interpretation of little red riding hood. neil jordan fucked up the ending.

david lynch – dirapel aja mah yg ini. ive got blue velvet, naked lunch, videodrome, mulholland drive. if you like joko anwar …

delicatessen – french comedie noir.

discreet charm of the bourgeoisie – not so discreet. très bourgeois!

dogs in space – aussie punks fuck off!

eat drink man woman – ang lee’s auditioning for hollywood romcom.

fahrenheit 451 – a future where there is no book.

flirting – young nicole kidman. flirting.

the gate of heavenly peace – doco on the tiananmen square massacre.

global metal – metal nerd travels around the world to meet other metal nerds. simplistic and condescending.

hedwig and the angry inch – the best movie ever. john cameron mitchell is my hero.

helvetica – die arial!

henry and june – anais nin biopic. with lesbian scenes.

hiroshima mon amour – nothing like the goenawan mohamad poem of the same title.

the hitchhiker’s guide to the galaxy – the hipster’s guide to respectability.

howl – allen ginsberg biopic.

ice storm – ang lee does american suburbia.

il gattopardo (the leopard) – classic italian movie. sort of like the italian gone with the wind.

it happened one night – classic hollywood romcom.

jules et jim – romeo et juliet. saijah et adinda. romi et yuli.

leak (mystics in bali) – superb dvd version of classic indo splatter gore. transferred and restored from original reels. thanks mondo macabro!

machete – action b-movie parody. fail. jessica alba is fuckin hot tho.

madam butterfly – david cronenberg version.

marty – ernest borgnine as a vorgin nerd. will she go for the mousy girl whos obviously more suited to him, or the belle whos gonna reject him anyway?

metal: a headbanger’s journey – precursor to global metal. too nerdy.

mifune’s last song – great dogme movie. incest. retarded kid. dead grandfather. what the fuck is up with the scandos?

mishima – yukio mishima biopic. includes mock-staging of his books.

muriel’s wedding – aussie booners. abba-obsession. rachel griffiths’s and toni collette’s breakthrus.

my brilliant career – brilliantly boring movie about early 20th century aussie woman writer.

my fair lady – if only the original pygmalion had audrey hepburn. babe.

nashville – old robert altman. about nashville.

once were warriors – jake the muss!

opera jawa – its trying to say too much. but mostly the right things.

priscilla queen of the desert – queer road movie. a non-rocking hedwig. hugo weaving’s breakthru.

revolutionary road – if you think youve led a totally mediocre run of the mill life then you should run to the hills instead stay there and never watch this movie!

the rocky horror picture show – the original version of glee’s version. with actual transexual.

rushmore – jason schwartzman before he was an ordinary indie drummer. hipster soundtrack.

shortbus – john cameron mitchell’s social experiment. filmed. hipster soundtrack.

some kind of monster – the fuckin best rockumentary. lars ulrich is a fuckin bastard.

sunset boulevard – penulis skenario fail sama bintang film tua fail. tragis cyin.

tampopo – the search for the perfect ramen.

team america: world police – still has the scat scene!

weerasethakul apichatpong – new cannes darling. ive got blissfully yours, tropical malady and syndromes and a century.

what becomes of the broken hearted – sequel of once were warriors. jake the muss! still ragin!

the wild one – great jeans great perfecto jackets!

the wind that shakes the barley – another harrowing ken loach movie the only respite being cillian murphy’s blue-green eyes. heartbreaker!

wonder boys – adaptation of michael chabon’s novel. the only thing where katie holmes actually looks hot! red fuck-me come thither cowboy boots!

*semua tersedia utk ditransfer dari external hard disk saya. silakan daftar untuk kopdar. 😛