Why was Energy so listless, Jim?

“Tekun download dan CD-RRuang sempit tiga kali empatLorong kelas di kala malam” “Tanpa house music hey na na naBukan break beat fa fa fa fa” “Hanya Aku, musik dan lantaiKita pun bergembira [pertimbangkan kembali, siapa ‘kita’?]Sumpah gembira Pestapora Pestapora [pertimbangkan lagi, siapa sekarang berpestapora?]Dan kau tak diundangTak diundang” “Suasana disana meriahDengan dj, musik berdansaPengeras suaraKudapatiContinue reading “Why was Energy so listless, Jim?”

Man in His Off Hours

(dan ini terjadi 33 menit sebelum aku membaca Anne Carson’s Men in the Off Hours di pojok Picture Books, Kinokuniya On Five) “please do not unwrap books seek assistance from our staff” the staff thin waifish girls in unstable pumps tapi ingat ini terjadi 33 menit kemudian. sebelum itu setelah mendengar kondektur mendongeng tentang sore:Continue reading “Man in His Off Hours”

Binhad Nurrohmat Has Got No Balls, Or Brain!

Saya geli sekaligus ngeri membaca Binhad Nurrohmat dalam “Menganiaya Puisi …” (Kompas, 21 Mei 2006) begitu marah pada “kritik gadungan” yang “menyatakan kesimpulan tanpa data yang komprehensif, tanpa fakta yang tepat, dan tanpa analisa maupun pembuktian yang meyakinkan,” (ini di alinea 2) tapi sampai alinea 6 waktu dia mengulangi lagi pidatonya, “Mari menilai dan mohonContinue reading “Binhad Nurrohmat Has Got No Balls, Or Brain!”