pintu terlarang

sutradara: joko anwar

ditonton di: gala premiere studio xxi – ex, jakarta, 20 januari 2009, 21:25. never have i seen so many poseurs gathered in the one place since parc circa 2004.

pintu terlarang mulai sebagai cerita pesugihan klasik: gambir seorang pematung kolekdol superlaris langganan kokohkokoh penikmat seni yang jadi terkenal dengan seri patung maternal moods-nya yang berbentuk ibuibu bunting dalam berbagai pose ashtanga yoga. tapi ternyata dia punya rahasia klenik: dalam setiap perut bunting itu ia menyimpan fetus bayi yang dibelinya dari klinik aborsi ekslusif mirip erhalogy tapi tanpa kedai häagen-dazs di lobi. ia mulai melakukan ini sejak dipaksa istrinya thalida untuk menyimpan fetus bayi mereka sendiri yang mereka aborsi di situ waktu mereka belum terikat dalam holy matrimony. tapi kemudian film ini jadi lebih kompleks. gambir seperti layaknya protagonis dalam filmfilm pesugihan mencoba lepas dari ikatan pesugihannya ia mau jadi orang baikbaik saja seniman tanpa beban moral kismin tak apa ia tak mau lagi bikin patungpatung ibuibu pertiwi hamil tua (dengan fetus beneran dalam perut mereka). tapi tentu saja iblis dalam wujud koh jimmy art dealernya tidak mengijinkan jimmy mengaborsi karir kolekdol mereka berdua dan seperti layaknya protagonis dalam filmfilm pesugihan gambir terus saja membuat patungpatung hamil tua dengan fetus beneran dalam perutnya itu di bawah catholic guilt (more on this later) luar biasa. mungkin beban moralnya ini yang membuatnya jadi sering melihat tulisan “tolong saya” di manamana. apakah ini teriakan arwah fetusfetus yang dikaryakannya? atau teriakan minta tolongnya sendiri? so rosemary’s baby. rosemary’s dead babies! dalam stres berkepanjangan ini gambir menemukan dirinya tibatiba di sebuah secret club bernama herosase yang ternyata sebuah tempat yang mungkin bisa dideskripsikan dengan nama “peep-shows for sadists”. tiap kamar berisi televisi, daftar menu berisi namanama orang, dan remote control. ternyata setiap channel di tv itu menayangkan footages yang keliatannya diambil dari hidden cameras di rumah orangorang yang melakukan kegiatankegiatan self-mutilation seperti menyulam tangannya sendiri (dicontek dari bulan tertusuk ilalangnya garin?) atau mutilation unto others seperti dungeon berisi lakilaki bertudung menyodomi paksa lakilaki lain (pulp fiction?) dan yang jadi channel favorit gambir: anak yang disiksa orangtuanya sendiri. arie hanggara: director’s cut. gambir yakin anak itulah yang selama ini mengirim pesan “tolong saya” kepadanya. sejauh ini film jadi lebih menarik walau lambat nian menceritakan ceritanya seperti review ini juga tapi dari kisah pesugihan biasa ia menjadi satir psikologis yang oke punya. gambir yang selalu mengikuti kemauan orang lain—istrinya (yang menyebutnya lelaki lemah), koh jimmy, ibunya yang selalu mengritiknya kenapa belum punya anak juga (gambir dianggap impoten oleh ibunya. seperti kisah jake di fiesta/the sun also rises-nya hemingway mulai saat ini pintu terlarang juga jadi semacam wasteland/(in)fertility myth yang penuh dengan usaha memulihkan ketidaksuburan gambir/kehidupan manusia)—dalam kefrustrasian eksistensialnya mendera diri sendiri dengan secara masokis menonton channelchannel jahanam ini (cinemaxxx?). tapi mendera diri sendiri/jadi masokis pun ia hanya bisa melakukannya secara virtual, lewat tv! betapa ironisnya! bukti betapa memang benar ia lemah! satir yang bagus bener tentang kehidupan urban circa 2000-an di mana kita lebih senang menikmati realitas pre-loved lewat tv/youtube/tivo/youporn. singkat cerita gambir yang semakin didera perasaan bersalah tidak bisa menyelamatkan anak yang disiksa ortu di channel favoritnya tadi akhirnya terpaksa menyaksikan si arie hanggara II ini menggorok leher kedua ortunya waktu pulas tidur kemudan menggorok lehernya sendiri. revenge of the arie hanggaras! tapi ini juga berarti episode tamat dari film seri favorit gambir! o what would he do for a re-run! saat kelimpungan mencari channel lain gambir menemukan di daftar menu channel 13: thalida sasongko istrinya sendiri! di situlah ia menemukan bahwa selama ini ternyata istri, temanteman, bahkan ibunya sendiri bersekongkol supaya temanteman itu tidur dengan istrinya supaya mendapatkan keturunan (atas ijin bahkan usul ibunya). di situlah titik balik bagi gambir. dalam kemarahan yang amat sangat ia lupa bahwa dirinya seharusnya lemah dan perlu segera berobat ke mak erot dan dengan licin merancang sebuah pembalasan dendam yang begitu sadistis: ia mengundang semua orang yang selama ini telah menunggangi hidupnya ke sebuah christmas dinner. selanjutnya adalah sebuah scene anti-communion yang sungguh fun sekaligus sadistis. perjamuan terakhir? sindirsindiran antara yesus dan yudas? ngebencong doang dibanding scene yang dalam sepuluh menit dalam ke-graphic violence-annya berhasil jadi sama memuakkannya dengan 145 menit (premiere version) salò-nya pier paolo pasolini. gambir meracuni tamutamunya dengan obat yang membuat mereka paralitik masih bisa mendengar, melihat, dan berpikir tapi tidak bisa bergerak selama 10 menit dan sambil membacakan monolog yang tidak begitu jelas kedengaran dari artikulasinya yang buruk sambil ketawa ketiwi menyembelih mereka satu persatu. siapa yang tidak akan bahagia menonton henidar amroe dibenamkan mukanya sampai mati di mangkok es buah dan marsha timothy ditembak kepalanya sampai otaknya terceraiberai di meja makan (ternyata dia punya otak)? selain fun, scene ini juga makes total sense. gambir telah dibikin numb oleh channelchannel voyeuristis sadis di herosase dan sekarang ia hanya nyengirnyengir puas waktu menggorok ario bayu dan menancapkan matanya di gagang gelas anggur. apakah kita telah dibikin senumb gambir juga sehingga kita bisa tenangtenang saja menonton scene ini malah tersenyum penuh syukur o lucunya ? dan yang lebih penting lagi, gambir yang dulunya sekedar penonton masokis di depan tv yang menayangkan channelchannel gore di herosase sekarang berubah menjadi aktor utama super sadistis yang mempersembahkan episode unggulan dalam film seri channel 13 starring thalida sasongko (karena seperti dari footage koh jimmy yang darahnya muncrat dan menumpahi lensa kamera di depannya waktu lehernya digorok kita tahu bahwa christmas dinner ini pun direkam oleh hidden camera herosase)! the objectified becomes the subject! the oppressed becomes the oppressor! atau mungkin selama ini gambir adalah aktor utama di channel 14 herosase: sebuah bildungsroman gore seorang psikopat, pollock meets braindead? sampai di sini pintu terlarang seperti penyempurnaan kala, film joko anwar sebelumnya yang juga berusaha mengkombinasikan cerita legenda dan gore kacangan dengan kritik sosial. sampai di sini sangat berhasil. ceritanya lebih seru dan kritiknya juga nyampe. sayangnya, setelah scene christmas dinner ini masih ada tiga scene lagi yang malah seakan mengingkari argumenargumen film ini sendiri. film ini berubah menjadi sebuah bathtub story seperti cerita-cerita tentang monster bertetek lima yang mengejarngejar kita dengan sinar laser yang memancar dari putingputingnya tapi kemudian untungnya ini semua cuma mimpi dan nenek sudah menyediakan segelas susu coklat dan roti pake meisjes warnawarni buat sarapan yang sering kita karang waktu SD. karena ternyata anak kecil yang disiksa tadi adalah gambir sendiri dan gambir yang sebenarnya ternyata sekarang meringkuk di salah satu sel bawah tanah di museum fatahillah yang sudah disulap jadi sanatorium. seluruh film ini termasuk scene gorrific christmas dinner tadi semuanya ternyata hanya ada di dalam kepalanya! mungkin juga memang film pintu terlarang ini hanya satu dari sekian banyak film yang sudah berputar di kepala gambir sejak di umur delapan tahun ia menggorok leher kedua orang tuanya tapi tidak menggorok lehernya sendiri seperti dalam aborted bildungsromannya versi pintu terlarang dan kemungkinan ini lucu juga tetapi tetap saja secara filosofis scene in bikin kentang. apalagi setelah ini seperti layaknya dalam kebanyakan ceritacerita sekar ayu asmara penulis transexual novel pintu terlarang yang ceritanya diadaptasi jadi screenplay oleh joko anwar masih ada lagi juga twist yang seperti juga di ceritacerita sekar ayu asmara yang lain mungkin dimaksudkan untuk menunjukkan betapa banyaknya twists dalam kehidupan manusia atau mungkin di kepalanya sendiri: gambir yang telah keluar dari sanatorium ternyata telah jadi romo* yang dengan tekun mendengarkan pengakuan seseorang yang baru saja membunuh istrinya sendiri. o how ironic life is and how hypocritical our deeply religious semi-urban society! dan film pun berakhir dengan shot patung bunda maria. saya tidak ingat patungnya bunting atau tidak.

*p.s. apakah akan pernah ada film yang mengandung kritik sosial macam ini termasuk kritik terhadap hipokrisi moral yang berlandaskan nilainilai agama di indonesia tapi memakai setting makanmakan lebaran dan kultum di masjid ? kassian aja agama kristen/katolik selalu disuruh memanggul salib dosa semua agama yang telah turut berkontribusi dalam kebobrokan moral ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s