Lebih kedat ke tahi

hey moorie, mungkin akhir-akhir ini ini memang blog yang paling mewakiliku. memang awalnya aku memulai blog yang paling mewakiliku akhir-akhir ini ini dengan tema «lebih dekat ke hati.» hati siapa dan lebih dekat bagaimana dan bagaimana caranya itu lain soal lagi. aku pilih trope lorrie vollmann karena, karena aku tidak bisa berpikir tanpa trope lagi. seperti keluar rumah tanpa bowler hat di film bisu hitam putih tahun ’30-an bikinan sutradara retro tahun ’90-an. mana tahan? aku sedang terobsesi dengan film temanku, judulnya, ssssst, it’ll win the palm d’or in the cannes of our mind!, 3 hari untuk selamanya. sebelum itu judulnya 3 hari sebelum selamanya. sebelum itu hanya aku menulis surat padanya mengatakan mengerti kalau dia tidak terima aku menumpang begitu saja di proyek terpenting di hidupnya. hehe. begitu saja. jadilah ia satu lagi proyek terpenting di hidupku yang tak pernah jadi. aku sering berpikir tentang ide bagus yang tak pernah terwujudkan, apakah benar-benar bagus? dibandingkan dengan ide biasa-biasa saja yang kemudian dikolaborasikan menjadi shake, rattle & roll? apa arti kolaborasi? apakah dua kepala lebih ciamik daripada satu kepalan? kalau ada setan lewat, is it you baby, or just a breeze in disguise? inilah isi kepalaku moorie, lebih dekat sedikit ke hati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s