Abdoh Rinbo’s Odyssey

pulang gampang bagimu al-wajid
yang selalu menemukan detik ini juga apa yang ingin kau temukan

jalan pulang menembus semak belukar
telur paskah bercat ungu menempel di lebam mata

kau tak punya alasan untuk bermurah hati al-mu’akhkhir
kau yang maha bisa menggagalkan segalanya

tapi sudilah berikan kami kapal portugis
dengan layar setengah terbakar pun tak apa

asal tak kau cat langit malam dengan tinta cina
o al-dhar kau yang maha penyiksa

biarkan angin dan konstelasi bintang
menuntun kami pelan-pelan, ke ithaka

Leave a comment