kau dan aku dan aku dan kau dan atau kau aku

dia salah mengeja aku menjadi kau, dan selama beberapa saat kau merasa biasa2 saja karena kau tidak sadar kau adalah dia. kemudian kau tiba2 merasa ada danau meluas di perutmu. membuatmu ingin pergi ke toilet dan menangis atau kencing keras2. kau terlambat datang, dan dia sudah memutuskan untuk pergi. kau tidak akan pernah memilikinya dan seumur hidup kau akan memikirkan tentang bagaimana seandainya. mungkin lebih baik tidak memiliki apa2. mungkin lebih baik terjun ke jurang dan meneriakkan namanya keras2 sebelum pecah kepalamu. dia begitu lucu dan kau tidak bisa tidak jatuh cinta dengan perempuan dengan mata besar, hidung mancung, dan mulut yang tak bisa tidak bercerita semalaman. kau datang pas dongengnya sudah hampir mencapai denouement. aku hanya ingin memeluknya sampai aku puas. di mimpiku kita berciuman dan dia pergi beli anting2 setelahnya. aku tidak apa2 dia beli anting2 terus sampai dia mabuk. atau beli pria2 lain yg didiskon besar2an di hypermarket hidup ini. tapi aku hanya ingin bisa memeluknya dan itu pun tidak pernah. aku bukan kau.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s