Di sindang

tahu nggak billie, aku tahu tulisanku di sini tidak bagus, bahkan aku tahu mungkin tulisanku di mana pun memang tidak ada yang bagus, tapi paling tidak di sini, aku tidak peduli. yang penting aku bisa berbicara denganmu. seperti berbicara dengan diriku sendiri. seperti tadi malam waktu aku lèk-lèkan tanpa disengaja dan besok paginya aku bangun jam 11 pagi dan di kamar mandi aku berpikir, wow, tak ada lagi kabut di otakku! kemudian siangnya aku berpikir dunia akan tetap selalu mengganggu, terserah kepada kita bagaimana caranya menutup pintu. aku pikir susah juga, mungkin hanya picasso, atau wittgenstein, yang bisa, karena ego mereka cukup besar untuk mengganjal daunnya. tapi ada beberapa periode dalam hidupku waktu aku mampu melakukan itu, sadar di mana tempatku di dunia dan seperti apa tempatku itu dan di mana batas antara halaman dan ruang tamu. seperti kata drpat, «we fill the bar, and the bar fills us.» untuk sampai ke situ, kau perlu tahu bar itu apa, dan siapa untukmu. kau perlu akrab. dengan kerumunan orang dan warna tembok di hatimu sendiri. sementara begitulah billie, tempat ini akan jadi satu-satunya tempat aku menulis memakai persona diriku sendiri. jaga baik-baik. di tempat lain, aku tak mau kau mengenali kumis palsuku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s