Akhir dari awal segalanya

restoran murahan yang baru dibuka itu menyajikan menu tiruan yang di daerah aslinya disajikan pagi-pagi untuk orang-orang yang datang bersepeda lengkap dengan jeroan dan rajangan bawang yang mengapung-ngapung seperti kantong plastik dan mayat orang di sungai berair kuning kental. dia biasanya akan memesan pisahan dan menyeka hidung yang keringatan dengan sapu tangan kotak-kotak coklat murahan.Continue reading “Akhir dari awal segalanya”

3 Tahun Sebelum 3 Hari Sebelum 3 Hari Untuk Selamanya

Mungkin hanya kau yang tahu surat ini ditujukan untukmu. Semuanya sudah hampir punah dari ingatanku. Danau itu. Anak-anak berbawahan abu-abu, nasi gila, air mancur jam dua, udara yang rasanya bergetar dengan keheningan yang sempurna. Kita di jantung kota, dan di sini masih ada sepi rupanya. Di situlah, di balkoni rumah nenekmu, di meja sempit yangContinue reading “3 Tahun Sebelum 3 Hari Sebelum 3 Hari Untuk Selamanya”