Tegunk

Kerja intelektual menggoreng pisang: seperti memesan iced chocolate dalam tetekmu. Aku tidak pernah bisa merasakan, sendal menggantung dari tali rafia di pohon jati tempat ojex mangkal. Tidak bisa teler kemudian menulis puisi. Maupun bertemu brondong kemudian coli. Begitu banyak sop aneka juice campur. Menenun benang wol di boncengan paman. Bagaimana mentransfer tubuh ke dalam tulisan?Continue reading “Tegunk”

want

Atau aku ingin jadi pacarnya, atau pembantunya, bagian dari hidupnya sehari-hari. Mungkin tukang ojek langganan yang bisa menanyakannya pertanyaan-pertanyaan yang tidak akan dia jawab juga. Atau dia jawab tapi tidak kedengaran karena udara di saat kita bergerak cepat bisa jadi begitu bising. Aku ingin menontonnya mengeringkan badannya yang kecil telanjang di depan cermin kamar mandi.Continue reading “want”