di sudut tendanya usman bin affan menghitung merjan mengkilap upeti kurir yang mengantar pesan menyerah dari raja-raja sejazirah arab tahun depan, kordoba! pikirnya. dielusnya janggut yang keriting seperti sulur anggur dibelainya kuran dari kulit onta, percikan-percikan darah di sudutnya ya muhammad, jalan pedang membawa kejayaan lebih cepat daripada badai gurun melenyapkan pucuk tenda pedagang kurma!Continue reading “HIKAYAT USMAN BIN AFFAN VOL. 1”