BANGKIT DARI LAPAK: Abdullah Harahap Dalam Kanon Sastra Indonesia

Artikel tentang Abdullah Harahap biasanya akan dimulai dengan membicarakan statusnya sebagai pengarang cerita-cerita horor murahan—dime novels-lah, stensilan-lah, picisan-lah, sastra kaki lima-lah—yang buku-bukunya dibungkus sampul bergaya ersatz Basoeki Abdullah yang murahan juga dan sampai sekarang di tukang loak pun masih dihargai murah pula. Seperti karakter-karakter malang dalam cerita-ceritanya sendiri yang biasanya tidak bisa membebaskan diri dariContinue reading “BANGKIT DARI LAPAK: Abdullah Harahap Dalam Kanon Sastra Indonesia”

Yang Tidak Dibicarakan Dalam Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta

Sebenarnya aku cukup tertarik/bersimpati/relate dengan kegelisahan yang dirasakan @moulysurya. Bahwa di Jakarta ini hidup begitu bising, begitu penuh neon, begitu penuh omong kosong, sehingga sering jika kita tidak punya cukup uang untuk melarikan diri sejenak ke Bayah, atau Babel, atau Barcelona, kita sering berfantasi seandainya saja kita orang lain, yang hidup di dunia lain, yangContinue reading “Yang Tidak Dibicarakan Dalam Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta”