Aku Berhenti Sebentar Membaca Antologi Sajak Tiongkok Dinasti Sung, Hanya Buat Mengagumi Betapa Panjang Tapi Tetap Jernih Judul-judulnya

Kelihatannya penyair-penyair ini tidak menyembunyikan apa-apa di balik lengan baju mereka yang menggantung kedodoranmereka membuka semua kartu mereka dari awal,memberi tahu kita bahkan sebelum baris yang pertama,apakah hari ini cerah atau sedang hujan,malam atau siang, musim apa sekarang,berapa guci anggur sudah mereka minum. Mungkin saat ini musim gugur dan dia sedang menonton seekor burung gereja.MungkinContinue reading “Aku Berhenti Sebentar Membaca Antologi Sajak Tiongkok Dinasti Sung, Hanya Buat Mengagumi Betapa Panjang Tapi Tetap Jernih Judul-judulnya”

Catatan Pinggir Minggu Depan

Merleau-Ponty Rorty Hegel Heidegger Benjamin Paz Bespaloff Weil Kadare Pamuk Condorcet Le Brun Corot Seurat Sitor Chairil Balzac Sebald Havel Rumi Eagleton Brecht Chekhov Mayakovsky Yevtushenko Che Borges Vargas-Llosa Popper Wittgenstein Plotinus Pythagoras Monet Manet Renoir Cocteau Cousteau Plato Cavavy Homer Euripides Aeschylus Balzac Gide Bordieu Antonioni Bergman Eisenstein Wenders Picasso Gericault Kant Wagner Dilthey Singer Gao Xinjiang Russell WhiteheadContinue reading “Catatan Pinggir Minggu Depan”

kritik sayembara sastra

SEKALI LAGI seandainya dewan juri bisa membaca entri-entri blogmu yang lain, hols, mereka akan menemukan surat berseri-mu, travelogue-mu, potongan chat-mu, mini play-mu, reportase-mu, penggalan teka-teki silang-mu, etc, etc. jadi, apa bedanya blog-mu dengan kotak yang menyimpan oeuvre fernando pessoa dengan segala macam heteronym-nya itu? apakah setiap karya itu milik masing-masing heteronym-nya atau seorang (yang katanya)Continue reading “kritik sayembara sastra”

seharusnya ini posting hari minggu tapi kemarin atau minggu depan atau depannya lagi gue kira gak gitu ngaruh juga

CatatanNya akan terbit besok. Di halaman yang sama sejak Dia berumur 30-an. Dengan gaya yang kira-kira sama sejak Dia berumur 18-an. Menjadi sebuah permainan untuk menebak-nebak Dia menulis apa minggu ini. Wibisana? Plotinus? Kadare? Atau sebuah meditasi tentang onta dan kebahagiaan? Entahlah, sama sulitnya menebak isi kepalaNya yang sudah lama hanya mulai membotak itu denganContinue reading “seharusnya ini posting hari minggu tapi kemarin atau minggu depan atau depannya lagi gue kira gak gitu ngaruh juga”

who the hell cares if the author’s dead or alive

padahal blog menyediakan begitu banyak tools yang bahkan tidak memerlukan kita paham bahasa html yang bisa kita gunakan untuk men-subversi (meng-hack?) tatanan sastra indonesia. seperti fasilitas comment di setiap posting dan kebebasan menggunakan bahasa apapun (kalau mau, bahasa html juga bisa), bukan hanya inggris dan indonesia, di situ. pertama, fasilitas comment. sebuah posting yang populerContinue reading “who the hell cares if the author’s dead or alive”

puisi tidak seperti jazz

jadi, kalau ada sesuatu yang tidak baru setelah tahun 2000, itu adalah kritik dan kritikus itu sendiri. waktu aku beli buku kumpulan puisi kompas hijau kelon & puisi 2002 (baru tahun ini, 2007, di toko buku jose rizal di tim) dan membaca esei-esei calz di situ aku sempat terkejut, hey, dia tidak menyebutkan heidegger/habermas/kundera diContinue reading “puisi tidak seperti jazz”